Analisis Web UKM-Center: Form dan Search (Bagian 4/5)

Form Memerlukan data yang tidak benar-benar Diperlukan

Gambar di atas adalah hasil capture dari halaman kontak. Terdapat beberapa field, yaitu Tujuan Menghubungi, Nama, Lembaga, Alamat, Telepon, Fax, Email, Website, Judul Pesan, Pesan, dan Kode Huruf. Namun, tidak semua field di atas perlu diisi untuk melakukan submit pesan, yaitu Alamat, Telepon, Fax, Website dan Pesan. Sedangkan Tujuan Menghubungi, Nama, Lembaga, Email, Judul Pesan, dan Kode harus diisikan. Dalam form ini, tidak ada tanda khusus field mana yang harus diisi (akan dibahas lebih lanjut berikutnya) dan field mana yang opsional. Hal ini akan mengakibatkan pengunjung melakukan klik pada tombol submit beberapa kali jika ada field-wajib-diisi yang kosong. Beberapa detik waktu pengunjung akan terbuang.

Selain itu, adanya tombol reset bisa berakibat fatal. Jika pengguna secara tidak sengaja melakukan klik pada tombol reset, Pengunjung akan kehilangan data dari field yang telah diisikan sebelumnya. Pada umumnya, user hanya melakukan satu-dua kesalahan dan akan memilih meletakkan kursor ke posisi field yang ingin diedit daripada harus me-reset semua field yang telah diisikan.

Dalam form ini, tidak dijelaskan mengapa form Lembaga diperlukan. Jika Pengunjung adalah seseorang yang tidak bekerja pada suatu Lembaga, ia harus merekayasa sebuah nama Lembaga sedemikian rupa agar bisa mengirimkan pesan lewat situs ini.

Salah satu hal yang fatal adalah pengunjung tetap bisa melakukan submit meskipun field Pesan kosong. Padahal, field Pesan merupakan inti dari halaman kontak. Ketika field Pesan kosong, tak ada peringatan khusus seperti pada field Nama, Lembaga, Email, dan Judul Pesan yang akan menampilkan sebuah peringatan

Isu kerahasiaan email belakangan ini menjadi isu yang sensitif setelah maraknya pengiriman spam ke email seseorang. Status kerahasiaan email perlu disembunyikan karena belakangan juga telah muncul program yang dapat mengumpulkan alamat email dari halaman web secara otomatis, kemudian mengirimi email-email tersebut dengan spam. Pada form kontak, tidak dipaparkan kejelasan apakah email yang diberikan pengunjung pada situs ini akan dijaga kerahasiaannya. Namun setelah diperiksa pada halaman Ingin dibina, ada beberapa email pengunjung yang dicantumkan secara langsung.

Kontrol yang membingungkan

Terdapat dua opsi dalam fungsi search. Menu-menu ini adalah “halaman statis” dan “berita/artikel”. Sekarang, yang menjadi pertanyaan adalah mengapa ada menu kontrol “halaman statis” jika berita atau artikel, pada umumnya merupakan halaman statis? Menu ini memberikan ketidakjelasan kepada pengunjung. Pengunjung bisa jadi bingung kontrol mana yang harus dipilih, dan mencoba satu per satu. Akibatnya, waktu pengunjung terbuang.

Back End yang Belum Berjalan

Pada fungsi search di atas, setiap kali saya mencoba pencarian dengan pilihan halaman statis menggunakan keyword-keyword yang berbeda, tak ada satupun hasil yang saya dapatkan. Sebaliknya, ketika saya melakukan pencarian dengan pilihan berita/artikel, saya dapat menemukan beberapa hasil. Pada kasus ini, saya menduga ada fungsi back-end pada pencarian dengan pilihan halaman statis yang belum berjalan.

Berikut ini ilustrasi ketika saya melakukan pencarian dengan keyword “Grameen Bank”
a. Menggunakan pilihan halaman statis

b. Menggunakan pilihan berita/artikel


Duplikasi Hasil Search
Fungsi search yang baik tidak memberikan hasil ganda dalam sebuah situs. Kalaupun ada, sebaiknya ada penanda yang jelas untuk memberikan penanda pada dua situs yang sama. Pada situs ini, ketika saya mencoba melakukan search dengan pilihan berita/artikel menggunakan keyword “Grameen bank” terdapat hasil yang sama:

Hasil Search yang Tidak Relevan

Search menggunakan keyword “Grameen Bank” tidak hanya menghasilkan result yang Relevan. Kebanyakan hasil dari pencarian ini tidak berhubungan erat dengan Grameen Bank., misalnya “UKM CENTER FEUI berhasil memenangkan Riset Unggulan Universitas Indonesia (RUUI) 2008, 25 Maret 08” , “27 November 2007, penandatangan kerjasama UKMC FEUI dengan pihak PT REKAYASA INDUSTRI” dan “Hadirilah UKM CSR Go To Campus 4-9 DES 2007, Kampus FEUI”

Urutan hasil Search tidak berdasarkan Relevansi

Hasil pencarian yang diperoleh juga tidak diurutkan berdasarkan relevansi. Masih menggunakan keyword dan opsi yang sama ketika melakukan search, saya mengetahui bahwa ternyata hasil pencarian tidak diurutkan berdasarkan relevansi, tetapi diurutkan berdasarkan tanggal. Hasil teratas memiliki atribut tanggal paling baru, 7 April 2008, dengan judul UKM CENTER FEUI berhasil memenangkan Riset Unggulan Universitas Indonesia (RUUI) 2008. Topik ini kurang relevan dibandingkan dengan hasil pencarian dengan urutan kedua. “ Pertemuan membahas Grameen Bank dan Public Policy, 11 Maret 2008) .

Banyak Hits Tidak Ditampilkan

Banyak Hits yang ditemukan juga tidak ditampilkan. Sejauh mana hal ini penting cukup relatif pada hasil pencarian. Jika hasil pencarian cukup banyak, akan sangat membantu jika banyak hasil pencarian ditampilkan.

Link Ganda

Selain itu, terdapat duplikasi link. Pada navigation bar bagian kanan, terdapat menu WMM 2008 (Wirausaha Muda Mandiri 2008), berupa image. Pada isi halaman di sebelah kiri, kita juga dapat melakukan klik untuk menuju Pengumuman mengenai WMM 2008.
Menurut Steve Krug dalam bukunya Don’t Make Me Think, link ganda memang tidak menyesatkan, namun buruk karena kebanyakan pengunjung berasumsi bahwa link yang terpisah pada sebuah halaman akan mengaitkan masing-masing link ke halaman yang berbeda. Link ganda membuat persepsi pengunjung tentang web menjadi lebih rumit. Link ganda juga akan membuat pengunjung berpikir, link yang mana yang harus ia pilih dari link ganda tersebut untuk membawa pengunjung ke halaman yang ia harapkan, dan mengganggu pengunjung dari task yang ia kerjakan serta membuang waktu pengunjung.

Pilihan Default


Pada form kontak, terdapat drop down menu yang memiliki empat nilai yang berbeda, yaitu permohonan informasi, kemitraan, saran dan lainnya. Secara default, nilainya adalah permohonan informasi. Hal ini merupakan salah satu langkah yang cukup baik, karena ketika kita lihat dari halaman Ingin Dibina, kebanyakan pengunjung yang melakukan kontak untuk meminta informasi.

Namun, pada field Search, secara default pengguna dipilihkan search “halaman statis’. Seperti akan dijelaskan sebelumnya, search dengan opsi “halaman statis” tidak dapat dijalankan, atau tepatnya dapat dijalankan namun tak pernah menghasilkan apapun, karena kemungkinan back-end dari opsi halaman statis belum berjalan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s